Pages

Saturday, March 05, 2011

Pacitan Regency - East Java - Indonesia

Pacitan Regency



Pacitan
— Regency —
Motto: Tata Pramana Hargeng Praja
Coordinates: 8°12′S 111°7′ECoordinates: 8°12′S 111°7′E
Country Indonesia
Province East Java
Area
- Total 1,389.87 km2 (536.6 sq mi)
Population (2003)
- Total 538,000
- Density 387.1/km2 (1,002.5/sq mi)
Website www.pacitan.go.id

Pacitan (Indonesian: Kabupaten Pacitan) is a regency located in the southwestern East Java Province, with Central Java Province on its west border. Located between 7.55° - 8.17°S and 110.55° - 111.25°E. The borders of Pacitan Regency are: Wonogiri Regency (Central Java) in the west, Ponorogo Regency and Wonogiri Regency in the north, Trenggalek Regency in the east, and Indian Ocean in the south. The capital of Pacitan Regency is Pacitan.

Geography
The area of Pacitan Regency is about 1,342.42 km². Most of it are mountainous and rocky, and having some rocky canyon. That kind of area covers about 88% of the regency, and this is because Pacitan is located in the Thousand Mountains that stretched along Java. The highest mountain in Pacitan is Mount Lima in Kebonagung, and Mount Gembes in Bandar as the spring of Grindulu River.


Comparison of the land conditions:

Flat (0 - 5% steepness) = 53.7 km² (40%)
Bumpy (6 - 10% steepness) = 134.24 km² (10%)
Wavy (11 - 30% steepness) = 322.18 km² (24%)
Hilly (31 - 50% steepness) = 698.06 km² (52%)
Mountainous (more than 51% steepness) = 134.24 km² (10%)

Generally, the land in Pacitan can be divided into two categories, calcium in the south, and fertile land in the north. The land consists of lithosal association, red mediterranean lithosal, tuf and volcanic compound, reddish lithosal complex, and grey alluvial, clay sediments containing many potential minerals. The minerals are feldspar, ball clay, bentonite, pyrophylite, calcite, gips, phosphate, silical stone, coal, dolomite, gemstone, tin, and mangan.

Pacitan Regency consists 130.87 km² of rice fields and 1,211.55 km² of dry land. According to the kind of irrigations, the rice fields can be grouped into: technical irrigation rice field (16.06 km²), half technical irrigation rice field (11.88 km²), simple irrigation rice field (40.63 km²), and rain-dependent rice field (62.3 km²).

Political divisions
Pacitan is divided by 12 subdistricts:

Pacitan
Kebonagung
Arjosari
Tulakan (lorok)
Ngadirojo
Punung
Pringkuku
Donorojo
Nawangan
Tegalombo
Sudimoro
Bandar

Notable people
Pacitan is also the birthplace of the former army general and the current and first directly elected President, Susilo Bambang Yudhoyono.


Kabupaten Pacitan

Peta lokasi Kabupaten Pacitan
Koordinat : 110º 55’ - 111º 25’ Bujur timur dan 7º 55’ - 8º 17’ Lintang Selatan
Motto Tata Pramana Hargeng Praja
Provinsi Jawa Timur
Ibu kota Pacitan
Luas 1.389,87 km²
Penduduk
· Jumlah 538.000 (2003)
· Kepadatan 387 jiwa/km²
Pembagian administratif
· Kecamatan 12
· Desa/kelurahan 159/5
Dasar hukum -
Tanggal -
Bupati H. Sujono
Kode area telepon 0357
DAU Rp. -
Kabupaten Pacitan, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibukotanya adalah Pacitan

Geografi
Kabupaten Pacitan terletak di ujung barat daya Provinsi Jawa Timur. Wilayahnya berbatasan dengan Kabupaten Ponorogo di utara, Kabupaten Trenggalek di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah) di barat. Sebagian besar wilayahnya berupa pegunungan kapur, yakni bagian dari rangkaian Pegunungan Kidul. Tanah tersebut kurang cocok untuk pertanian.

Pacitan juga dikenal memiliki gua-gua yang indah, diantaranya Gua Gong, Tabuhan, Kalak, dan Luweng Jaran (diduga sebagai kompleks gua terluas di Asia Tenggara). Di daerah pegunungan seringkali ditemukan fosil purbakala.

Transportasi
bukota Kabupaten Pacitan terletak 101 km sebelah selatan Kota Madiun. Terminal utama adalah terminal Arjowinangun. Akses jalan timur (dari Ponorogo & Madiun) yang cukup banyak tikungan tajam masih menjadi kendala utama transportasi, sementara akses jalan barat ke arah Jawa Tengah ada 2 pilihan, yaitu melewati jalur selatan dengan rute lebih panjang namun jalan relatif lebar atau melewati rute Sedeng dengan jarak tempuh lebih pendek namun harus melewati tanjakan sedeng barata (desa Sedeng) yang cukup tajam, sehingga bus besar tidak memungkinkan lewat jalur ini.

Rute terjauh dari akses jalur timur adalah ke Surabaya yang dilayani bus besar patas AC, namun dalam 1 hari hanya ada 2x pemberangkatan dari dan ke Pacitan. Rute selanjutnya adalah Ponorogo - Pacitan dilayani bus 3/4, armada tipe ini cukup banyak sehingga dalam 1 hari lebih dari 5 pemberangkatan bus dari terminal Arjowinangun.

Rute barat (ke Surakarta) dilayani bus AKAP dengan jumlah yang cukup banyak, namun hanya beroperasi dari jam 05.00 hingga 16.00. Untuk rute barat yang lewat Sedeng hanya dilayani kendaraan umum tipe kecil seperti colt dan carry dengan pemberhentian terakhir di Kecamatan Punung.

Pembagian administratif
Secara administratif Pacitan terbagi menjadi 12 kecamatan:

Pacitan
Kebonagung
Arjosari
Tulakan
Ngadirojo
Punung
Pringkuku
Donorojo
Nawangan
Tegalombo
Sudimoro
Bandar

Perekonomian
Kondisi geografis Pacitan yang sebagian besar berbukit tandus menyebabkan daerah ini kurang cocok untuk bercocok tanam padi sehingga ketela pohon atau singkong menjadi alternatif sejak dahulu.

Hasil pertanian utama Pacitan adalah padi, singkong, cengkeh, kelapa dan kakao yang baru dibudidayakan beberapa tahun terakhir. Potensi bahan tambang juga cukup besar di kawasan Pacitan. Kerajinan batu akik yang terpusat di kawasan Donorojo, sedikit banyak telah menyumbang nilai penting bagi Pacitan.

Makanan khas
Makanan khas Pacitan adalah nasi tiwul, bahkan penganan ini dahulu merupakan makanan pokok pengganti nasi bagi masyarakat Pegunungan Kidul seperti Wonogiri, Wonosari, Pacitan, dan Trenggalek. Nasi tiwul terbuat dari gaplek (umbi dari ketela pohon yang dikeringkan) yang kemudian ditumbuk dan ditanak.

Tokoh penting
Presiden Indonesia saat ini, Susilo Bambang Yudhoyono, lahir di Pacitan pada 9 September 1949. Semasa era pemerintahan orde baru, Haryono Suyono juga pernah menjabat sebagai menteri BKKBN.

http://www.pacitankab.go.id/