Pages

Saturday, April 24, 2010

Indonesian Military Police / Polisi Militer

SORRY NO ENGLISH VERSION AVAILABLE FOR THIS POST


Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia
 










PUSAT POLISI MILITER                                                                                                 

Pada tahun 2004, Panglima TNI saat itu, Jenderal TNI Endriartono Sutarto mengeluarkan surat keputusan bernomor KEP/1/III/2004 tentang penyelenggaraan fungsi kepolisian militer di lingkungan TNI, yang dilaksanakan oleh masing-masing angkatan, yaitu Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD) untuk TNI AD, Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) untuk TNI AL dan Polisi Militer Angkatan Udara (POMAU) untuk TNI AU.




Polisi Militer Angkatan Udara

Polisi Militer Angkatan Udara merupakan pelaksana fungsi kepolisian militer di jajaran TNI Angkatan Udara.

Polisi Militer Angkatan Udara

Sejarah Sejak diresmikannya AURI sebagai salah satu bagian dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia pada tanggal 9 April 1946, pimpinan Markas Tertinggi AURI mengambil kebijakan dengan membentuk Stafnya dalam beberapa kelompok, yang pada saat itu dikenal dengan Kantor I, Kantor II, Kantor III dan seterusnya. Kantor II yang dikepalai oleh Bapak SUTOJO ADIPUTRO, dengan Wakilnya Bapak ABURACHMAT dan sekretarisnya Bapak SUMITRO bertugas dalam bidang Intelligence Security. Kantor II membentuk staf-staf kecil di pangkalan-pangkalan yang bertugas sebagai penyalur bahan-bahan keterangan, bahan hasil penyelidikan yang dianggap penting dari pangkalan udara, dan dilaporkan ke staf pusat untuk mendapatkan penyelesaian lebih lanjut. Staf kecil di pangkalan-pangkalan ini dikenal dengan sebutan Pengawas Umum (PO). Dalam rangka mengurangi beban kerja yang semakin berat dihadapkan jumlah personel yang terbatas, maka pimpinan AURI memandang perlu untuk mengadakan “Sekolah Istimewa” dibidang pengetahuan Kepolisian. Sekolah tersebut diberi nama Sekolah Polisi Angkatan Udara Darurat dan dilaksanakan di Yogyakarta pada tanggal 1 November 1946 dan selanjutnya tanggal tersebut dijadikan tonggak kelahiran Polisi Angkatan Udara. Hasil pendidikan Sekolah Polisi Angkatan Udara tersebut merupakan cikal bakal anggota Polisi Angkatan Udara. Keseluruhan siswanya yang diambil dari anggota P.O. setelah melalui proses seleksi, dari sekian calon yang lulus seleksi sebanyak 37 orang. Sekolah Polisi Angkatan Udara tersebut ditutup pada tanggal 1 Februari 1947, berdasarkan Surat Keputusan Kasau Nomor 67/PEG tanggal 8 Februari 1947. Selanjutnya kepada seluruh mantan siswa tersebut diberikan pangkat Sersan Udara dan ditempatkan di seluruh pangkalan udara serta diberikan wewenang penuh untuk mengatur ketertiban serta menyelesaikan segala persoalan yang mempunyai sangkut paut dengan urusan kriminal/kepolisian yang terjadi di masing-masing pangkalan udara. Disamping tugas utamanya, Polisi AURI juga bertindak sebagai Ajudan, Combat Intelijen, mengeluarkan Kartu-kartu Tanda pengenal serta surat-surat ijin lainnya.

Penugasan Pada Masa Perjuangan Kemerdekaan Sejak diresmikan pada tahun 1946, Polisi Angkatan Udara telah mengambil peranan penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan, diantaranya: □ Dibawah pimpinan Bapak SURJONO, bertugas mempraktekkan teori preventif dengan mengadakan/membuat kamuflase/penipuan terhadap pesawat udara yang sudah rusak, untuk dibuat sebagai umpan pihak Belanda. □ Melaksanakan pengamanan terhadap pesawat yang akan digunakan dalam penyerangan kedudukan Belanda di Ambarawa, Salatiga dan Semarang. □ Melaksanakan pengamanan terhadap pesawat Dakota VT-CLA yang jatuh ditembak Belanda di Ngoto Jogjakarta. □ Melaksanakan negosiasi dengan gembong PKI (Muso) di Madiun, dalam rangka pembebasan pimpinan AURI yang saat itu disekap. □ Melaksanakan pengamanan terhadap pesawat udara yang akan dipakai dalam setiap operasi udara, baik yang dilakukan di dalam Jawa maupun di luar Jawa dan masih banyak lagi peran serta Polisi AURI seiring dengan perkembangan/perjuangan TNI AU.

Pembentukan Brigade Anjing Pertama di Indonesia Berdasarkan Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Udara Nomor 16 Tahun 1966 tanggal 14 Februari 1966 dalam perkembangannya Polisi Angkatan Udara membentuk Brigade Anjing pertama di Indonesia. Brigade Anjing mempunyai tugas melaksanakan pengamanan pesawat-pesawat milik AURI.

Penetapan Korps Polisi Angkatan Udara Berdasarkan Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Udara No. 106 Tahun 1966 tanggal 21 September 1966 pada Bab IV pasal 4 ayat 1 ditetapkan bahwa Polisi Angkatan Udara (POL AU) adalah merupakan suatu KORPS di dalam Angkatan Udara Republik Indonesia.

Pejabat Komandan Polisi Militer Angkatan Udara Dari awal berdiri dan sepanjang sejarahnya Polisi Angkatan Udara telah dipimpin oleh beberapa pejabat Komandan Polisi AURI/Asisten Direktur Polisi AURI-MBAU/ Kadisprovau/Kasubditprovau/Kadispomau atau saat ini disebut Komandan Polisi Militer TNI AU. Adapun beliau-beliau tersebut, yakni: 1. MARSMA TNI SUAWAL menjabat tahun 1950-1951 2. KOLONEL POM R.I. HARJONO menjabat tahun 1951-1962 3. KOLONEL POM MUKARTO menjabat tahun 1962-1965 4. KOLONEL POM SUKAHAR menjabat tahun 1965-1968 5. KOLONEL POM MUKARTO menjabat tahun 1968-1969 6. MARSMA TNI ASHADI TJAHYADI menjabat tahun 1969-1971 7. MARSMA TNI SOEPRANTIYO menjabat tahun 1971-1974. 8. MARSMA TNI TRANGGONO menjabat tahun 1974-1983 9. MARSMA TNI AGUS ACHDIJAT menjabat tahun 1983-1985 10. KOLONEL PSK HERSOEBENO B, SH MM menjabat tahun 1985-1990 11. KOLONEL PSK ZULKIFLI MUCHTAR menjabat tahun 1990-1993 12. MARSMA TNI A. WAHAB RAOF, SH menjabat tahun 1993-1999 13. MARSMA TNI DJOKO SOESIANTO menjabat tahun 1999-2002. 14. MARSMA TNI K. IMAM SUDJONO menjabat tahun 2002-2002. 15. MARSMA TNI Drs. ISSUNARTO DS menjabat tahun 2002-2003. 16. MARSMA TNI YUSHAN SAYUTI menjabat tahun 2003-2005. 17. MARSMA TNI IRAWAN SUPOMO menjabat tahun 2005-2007. 18. MARSMA TNI SRU A. ANDREAS menjabat tahun 2007-2010. Pejabat Pusat Polisi Militer Angkatan Udara Pejabat Tingkat Puspomau 1. Danpuspom  : Marsekal Pertama TNI Sudipo Handoyo 2. Wadanpuspom  : Kolonel Pom Zapanta Boes, SH 3. Dir Lidpamfik : Kolonel Pom Dadang Fadilah 4. Dir Gaktib  : Kolonel Pom Sentot Adhi K, SH 5. Dir Idik  : Kolonel Pom Agung Handoko, SH, MM 6. Dir Personel  : Kolonel Adm Dwi Dedy Gunawan 7. Dansat Rikning: Kolonel Pom P.L. Tobing, SH Pejabat Tingkat Kotama ® Komandan Pom Koopsau I Jakarta : Kolonel Pom Yusriyal ® Komandan Pom Koopsau II Makasar : Kolonel Pom A.J. Marjuki ® Komandan Pom Kodikau : Letkol Pom Pipik Krispiarto Pejabat Satuan Jajaran Polisi Militer Komando Operasi Angkatan Udara I 1. Dansatpom Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta  : Mayor Pom Didik Gufirmanto, S.H 2. Dansatpom Lanud Atang Sendjaja, Bogor  : Mayor Pom Bambang Susilo Utomo 3. Dansatpom Lanud Pekanbaru, Riau  : Mayor Pom Nanda Ruselvi 4. Dansatpom Lanud Supadio, Pontianak  : Mayor Pom Satya Dharma Wijaya 5. Dansatpom Lanud Husein Sastranegara, Bandung  : Mayor Pom Vikrie 6. Dansatpom Lanud Suryadharma, Kalijati  : Kapten Pom Anang Sanjaya 7. Dansatpom Lanud Medan, Sumatera Utara  : Kapten Pom Tomy Wahyu 8. Dansatpom Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh  : Mayor Pom Dimas Pramusinto, S.H, M.H. 9. Dansatpom Lanud Tanjungpinang, Kepulauan Riau : Kapten Pom Lukman Khakim 10. Dansatpom Lanud Palembang, Sumatera Selatan  : Kapten Pom Agus Suhandi 11. Dansatpom Lanud Ranai, Natuna  : Lettu Pom Arif Budiono, SH 12. Dansatpom Lanud Maimun Saleh, Sabang  : Lettu Pom Rudi Zaitul, SH 13. Dansatpom Lanud Padang, Sumatera Barat  : Lettu Pom Fernando Efendi 14. Dansatpom Lanud Astra Ksetra, Lampung  : Lettu Pom Yohanes Hapsoro 15. Dansatpom Lanud Tanjungpandan, Bangka Belitung : Lettu Pom Geovani David, SH 16. Dansatpom Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya  : Lettu Pom Atut Pambudi, SH 17. Dansatpom Lanud Singkawang 2 Pontianak  : Lettu Pom Pintoko Agung, S.H. 18. Dansatpom Lanud Sukani, Cirebon  : Lettu Pom Eko Setiawan 19. Dansatpom Lanud Wirasaba, Purbalingga  : Lettu Pom M. Eka Wahyudi Pejabat Satuan Jajaran Polisi Militer Komando Operasi Angkatan Udara II 1. Dansatpom Lanud Iswahyudi, Madiun : Mayor Pom Heri Supriyanto 2. Dansatpom Lanud Abdulrahman Saleh, Malang : Mayor Pom Rony Widiyanto 3. Dansatpom Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar : Mayor Pom Suriadi 4. Dansatpom Lanud Surabaya, Surabaya : Kapten Pom I Nyoman Swardita 5. Dansatpom Lanud El Tari, Kupang : Kapten Pom Nicolas Sinaga 6. Dansatpom Lanud Jayapura, Papua : Mayor Pom Yudi Praktikno, S.H, M.H 7. Dansatpom Lanud Manuhua, Biak : Kapten Pom Subi Totok 8. Dansatpom Lanud Patimura, Ambon : Lettu Pom Torang Putra Wijaya 9. Dansatpom Lanud Ngurah Rai, Bali : Lettu Pom Suharto 10. Dansatpom Lanud Rembiga : Kapten Pom Achmad Adharis, SH 11. Dansatpom Lanud Samratulangi, Manado : Kapten Pom Miftah Farid

12. Dansatpom Lanud Sjamsudin Noor, Banjarmasin : Kapten Pom Teguh Amdhi Setyawan

13. Dansatpom Lanud Balikpapan, Balikpapan : Lettu Pom Dadan Triana 14. Dansatpom Lanud Wolter Monginsidi : Lettu Pom Eko Mujiono 15. Dansatpom Lanud Merauke, Papua : Lettu Pom Dodik Nurdin 16. Dansatpom Lanud Dumatubun : Lettu Pom Librianus Rimpin 17. Dansatpom Lanud Iskandar : Lettu Pom Jarot Nyamantoro 18. Dansatpom Lanud Morotai : Lettu Pom Made Oka Dharmayasa 19. Dansatpom Lanud Timika, Papua : Lettu Pom I Gede Eka Santika --114.123.60.157 18:33, 27 Mei 2009 (UTC) Pejabat Satuan Jajaran Polisi Militer Komando Pendidikan Angkatan Udara 1. Dansatpom Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta : Mayor Pom Arnolis Lona 2. Dansatpom Lanud Adi Soemarmo, Solo : Mayor Pom Konst Donnel Soriton 3. Dansatpom Lanud Sulaiman, Bandung : Mayor Pom Iskandar, SH Pejabat Satuan Provost di bawah Denma Komando Utama Angkatan Udara 1. Dansatprov Denma Mabesau, Jakarta : Mayor Pom Edwin Yuliandri 2. Dansatprov Denma Koopsau I, Jakarta : Kapten Pom Winardimo Guntoro 3. Dansatpron Denma Koopsau II, makasar : Kapten Pom Iwan Suebu 4. Dansatprov Denma Kodikau, Jakarta : Lettu Pom Temmy Adhytama, S.H 5. Dansatprov Denma Seskoau, Lembang : Kapten Pom Yurdiansyah 6. Dansatprov Denma AAU, Yogyakarta : Lettu Pom M. Rizal Cahyadi 7. Dansatprov Denma Korpaskhas, Bandung : Lettu Pom Ardiles Andi Anggori 8. Dansatprov Denma Kohanudnas, Jakarta : Kapten Pom Hendra Suharta

Polisi militer Angkatan udara untuk saat ini dibagi menjadi 2 bagian (kotama) operasi dan satu kotama pendidikan yaitu: Untuk Indonesia bagian barat berada di bawah komando Pangkoop AU I berada di Jakarta disebut Danpom Koops AU I membawahi 22 Satuan Polisi Militer ( Satpom ) Untuk Indonesia bagian timur berada di bawah komando Pangkoops AU II berada di Ujung Pandang disebut Danpom Koops AU II juga membawahi 22 Satpom Untuk Pendidikan berada dibawah Komandan Komando Pendidikan berada di Jakarta disebut Danpom Kodik AU membawahi 6 Satpom --Adi wijaya 98 (bicara) 18:44, 27 Mei 2009 (UTC)




Polisi Militer Angkatan Udara

Polisi Militer Angkatan Udara (POMAU) merupakan salah satu fungsi teknis militer umum TNI AU yang berperan menyelenggarakan bantuan administrasi kepada satuan-satuan jajaran TNI AU sebagai perwujudan dan pembinaan melalui penyelenggaraan fungsi-fungsi Polisi Militer.

Polisi Militer Angkatan Udara untuk saat ini dibagi menjadi 2 bagian (kotama) operasi dan satu kotama pendidikan yaitu:

    * Untuk Indonesia bagian barat berada di bawah komando Pangkoop AU I berada di Jakarta disebut Danpom Koops AU I membawahi 22 Satuan Polisi Militer ( Satpom )
    * Untuk Indonesia bagian timur berada di bawah komando Pangkoops AU II berada di Ujung Pandang disebut Danpom Koops AU II juga membawahi 22 Satpom
    * Untuk Pendidikan berada dibawah Komandan Komando Pendidikan berada di Jakarta disebut Danpom Kodik AU membawahi 6 Satpom
  

Sejarah

Sejak diresmikannya AURI sebagai salah satu bagian dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia pada tanggal 9 April 1946, pimpinan Markas Tertinggi AURI mengambil kebijakan dengan membentuk Stafnya dalam beberapa kelompok, yang pada saat itu dikenal dengan Kantor I, Kantor II, Kantor III dan seterusnya.

Kantor II yang dikepalai oleh Bapak SUTOJO ADIPUTRO, dengan Wakilnya Bapak ABURACHMAT dan sekretarisnya Bapak SUMITRO bertugas dalam bidang Intelligence Security.

Kantor II membentuk staf-staf kecil di pangkalan-pangkalan yang bertugas sebagai penyalur bahan-bahan keterangan, bahan hasil penyelidikan yang dianggap penting dari pangkalan udara, dan dilaporkan ke staf pusat untuk mendapatkan penyelesaian lebih lanjut. Staf kecil di pangkalan-pangkalan ini dikenal dengan sebutan Pengawas Umum (PO).

Dalam rangka mengurangi beban kerja yang semakin berat dihadapkan jumlah personel yang terbatas, maka pimpinan AURI memandang perlu untuk mengadakan “Sekolah Istimewa” dibidang pengetahuan Kepolisian. Sekolah tersebut diberi nama Sekolah Polisi Angkatan Udara Darurat dan dilaksanakan di Yogyakarta pada tanggal 1 November 1946 dan selanjutnya tanggal tersebut dijadikan tonggak kelahiran Polisi Angkatan Udara. Hasil pendidikan Sekolah Polisi Angkatan Udara tersebut merupakan cikal bakal anggota Polisi Angkatan Udara. Keseluruhan siswanya yang diambil dari anggota P.O. setelah melalui proses seleksi, dari sekian calon yang lulus seleksi sebanyak 37 orang.

Sekolah Polisi Angkatan Udara tersebut ditutup pada tanggal 1 Februari 1947, berdasarkan Surat Keputusan Kasau Nomor 67/PEG tanggal 8 Februari 1947. Selanjutnya kepada seluruh mantan siswa tersebut diberikan pangkat Sersan Udara dan ditempatkan di seluruh pangkalan udara serta diberikan wewenang penuh untuk mengatur ketertiban serta menyelesaikan segala persoalan yang mempunyai sangkut paut dengan urusan kriminal/kepolisian yang terjadi di masing-masing pangkalan udara. Disamping tugas utamanya, Polisi AURI juga bertindak sebagai Ajudan, Combat Intelijen, mengeluarkan Kartu-kartu Tanda pengenal serta surat-surat ijin lainnya.


Penugasan Pada Masa Perjuangan Kemerdekaan

Sejak diresmikan pada tahun 1946, Polisi Angkatan Udara telah mengambil peranan penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan, diantaranya:

    * Dibawah pimpinan Bapak SURJONO, bertugas mempraktekkan teori preventif dengan mengadakan/membuat kamuflase/penipuan terhadap pesawat udara yang sudah rusak, untuk dibuat sebagai umpan pihak Belanda.
    * Melaksanakan pengamanan terhadap pesawat yang akan digunakan dalam penyerangan kedudukan Belanda di Ambarawa, Salatiga dan Semarang.
    * Melaksanakan pengamanan terhadap pesawat Dakota VT-CLA yang jatuh ditembak Belanda di Ngoto Jogjakarta.
    * Melaksanakan negosiasi dengan gembong PKI (Muso) di Madiun, dalam rangka pembebasan pimpinan AURI yang saat itu disekap.
    * Melaksanakan pengamanan terhadap pesawat udara yang akan dipakai dalam setiap operasi udara, baik yang dilakukan di dalam Jawa maupun di luar Jawa dan masih banyak lagi peran serta Polisi AURI seiring dengan perkembangan/perjuangan TNI AU.


Pembentukan Brigade Anjing Pertama di Indonesia

Berdasarkan Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Udara Nomor 16 Tahun 1966 tanggal 14 Februari 1966 dalam perkembangannya Polisi Angkatan Udara membentuk Brigade Anjing pertama di Indonesia. Brigade Anjing mempunyai tugas melaksanakan pengamanan pesawat-pesawat milik AURI.


Penetapan Korps Polisi Angkatan Udara

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Udara No. 106 Tahun 1966 tanggal 21 September 1966 pada Bab IV pasal 4 ayat 1 ditetapkan bahwa Polisi Angkatan Udara (POL AU) adalah merupakan suatu KORPS di dalam Angkatan Udara Republik Indonesia.


Pejabat Komandan Polisi Militer Angkatan Udara

Dari awal berdiri dan sepanjang sejarahnya Polisi Angkatan Udara telah dipimpin oleh beberapa pejabat Komandan Polisi AURI/Asisten Direktur Polisi AURI-MBAU/ Kadisprovau/Kasubditprovau/Kadispomau atau saat ini disebut Komandan Polisi Militer TNI AU. Adapun beliau-beliau tersebut, yakni:

    * Marsma TNI Suawal menjabat tahun 1950-1951
    * Kolonel POM R.I. Harjono menjabat tahun 1951-1962
    * Kolonel POM Mukarto menjabat tahun 1962-1965
    * Kolonel POM Sukahar menjabat tahun 1965-1968
    * Kolonel POM Mukarto menjabat tahun 1968-1969
    * Marsma TNI Ashadi Tjahyadi menjabat tahun 1969-1971
    * Marsma TNI Soeprantiyo menjabat tahun 1971-1974.
    * Marsma TNI Tranggono menjabat tahun 1974-1983
    * Marsma TNI Agus Achdijat menjabat tahun 1983-1985
    * Kolonel PSK Hersoebeno B. menjabat tahun 1985-1990
    * Kolonel PSK Zulkifli Muchtar menjabat tahun 1990-1993
    * Marsma TNI A. Wahab Raof menjabat tahun 1993-1999
    * Marsma TNI Djoko Soesianto menjabat tahun 1999-2002.
    * Marsma TNI K. Imam Sudjono menjabat tahun 2002-2002.
    * Marsma TNI Issunarto DS menjabat tahun 2002-2003.
    * Marsma TNI Yushan Sayuti menjabat tahun 2003-2005.
    * Marsma TNI Irawan Supomo menjabat tahun 2005-2007.
    * Marsma TNI Sru A. Andreas menjabat tahun 2007-2010.
    * Marsma TNI Sudipo Handoyo menjabat tahun 2010- sekarang.



Pejabat Pusat Polisi Militer Angkatan Udara

Pejabat Tingkat Puspomau

    * Danpuspom: Marsekal Pertama TNI Sudipo Handoyo
    * Wadanpuspom: Kolonel Pom Zapanta Boes, SH
    * Dir Lidpamfik: Kolonel Pom Dadang Fadilah
    * Dir Gaktib: Kolonel Pom Sentot Adhi K, SH
    * Dir Idik: Kolonel Pom Agung Handoko
    * Dir Personel: Kolonel Adm Dwi Dedy Gunawan.
    * Dansat Rikning: Kolonel Pom P.L. Tobing, SH

Pejabat Tingkat Kotama

    * Komandan Pom Koopsau I Jakarta: Kolonel Pom Yusriyal
    * Komandan Pom Koopsau II Makasar: Kolonel Pom A.J. Marjuki
    * Komandan Pom Kodikau: Letkol Pom Pipik Krispiarto

Pejabat Lain

Satuan Jajaran Polisi Militer Komando Operasi Angkatan Udara I (KOOPSAU 1)

    * Dansatpom Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta: Mayor Pom Didik Gufirmanto
    * Dansatpom Lanud Atang Sendjaja, Bogor: Mayor Pom Bambang Susilo Utomo
    * Dansatpom Lanud Pekanbaru, Riau: Mayor Pom [[]]
    * Dansatpom Lanud Supadio, Pontianak: Mayor Pom Satya Dharma Wijaya
    * Dansatpom Lanud Husein Sastranegara, Bandung: Mayor Pom Vikrie
    * Dansatpom Lanud Suryadharma, Kalijati: Kapten Pom Anang Sanjaya
    * Dansatpom Lanud Medan, Sumatera Utara: Kapten Pom Tomy Wahyu
    * Dansatpom Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh: Mayor Pom Dimas P,SH,MH.
    * Dansatpom Lanud Tanjungpinang, Kepulauan Riau: Kapten Pom Lukman K
    * Dansatpom Lanud Palembang, Sumatera Selatan: Kapten Pom Agus Suhandi
    * Dansatpom Lanud Ranai, Natuna: Lettu Pom [[]]
    * Dansatpom Lanud Maimun Saleh, Sabang: Lettu Pom Rudi Zaitul
    * Dansatpom Lanud Padang, Sumatera Barat: Lettu Pom Fernando Efendi
    * Dansatpom Lanud Astra Ksetra, Lampung: Lettu Pom Yohanes Hapsoro
    * Dansatpom Lanud Tanjungpandan, Bangka Belitung: Lettu Pom Geovani David
    * Dansatpom Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya: Lettu Pom Atut Pambudi
    * Dansatpom Lanud Singkawang 2 Pontianak: Lettu Pom Pintoko N, SH.
    * Dansatpom Lanud Sukani, Cirebon: Lettu Pom Eko Setiawan
    * Dansatpom Lanud Wirasaba, Purbalingga: Lettu Pom M. Eka Wahyudi

Satuan Jajaran Polisi Militer Komando Operasi Angkatan Udara II (KOOPSAU 2)

    * Dansatpom Lanud Iswahyudi, Madiun: Mayor Pom Prahasta Catur
    * Dansatpom Lanud Abdulrahman Saleh, Malang: Mayor Pom Rony Widayanto
    * Dansatpom Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar: Mayor Pom Supriadi
    * Dansatpom Lanud Surabaya, Surabaya: Kapten Pom I Nyoman Swardita
    * Dansatpom Lanud El Tari, Kupang: Kapten Pom Nicolas Sinaga
    * Dansatpom Lanud Jayapura, Papua: Mayor Pom Yudi Pratikno,SH,MH.
    * Dansatpom Lanud Manuhua, Biak: Kapten Pom Subi Totok
    * Dansatpom Lanud Patimura, Ambon: Lettu Pom Torang Putra Wijaya
    * Dansatpom Lanud Ngurah Rai, Bali: Lettu Pom I Gede Sugiarta
    * Dansatpom Lanud Rembiga: Kapten Pom [[]]
    * Dansatpom Lanud Samratulangi, Manado: Kapten Pom Miftah Farid
    * Dansatpom Lanud Sjamsudin Noor, Banjarmasin : Kapten Pom Teguh Amdhi Setyawan
    * Dansatpom Lanud Balikpapan, Balikpapan: Kapten Pom Dadan Triana
    * Dansatpom Lanud Wolter Monginsidi: Lettu Pom Eko Mujiono
    * Dansatpom Lanud Merauke, Papua: Lettu Pom Dodik Nurdin
    * Dansatpom Lanud Dumatubun: Lettu Pom Librianus Rimpin
    * Dansatpom Lanud Iskandar: Lettu Pom Jarot Nyamantoro
    * Dansatpom Lanud Morotai: Lettu Pom Made Oka Dharmayasa
    * Dansatpom Lanud Timika, Papua: Lettu Pom I Gede Eka Santika

Satuan Jajaran Polisi Militer Komando Pendidikan Angkatan Udara

    * Dansatpom Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta: Mayor Pom Arnolis Lona
    * Dansatpom Lanud Adi Soemarmo, Solo: Mayor Pom Konst Donnel Soriton
    * Dansatpom Lanud Sulaiman, Bandung: Mayor Pom Iskandar

Satuan Provost di bawah Denma Komando Utama Angkatan Udara

    * Dansatprov Denma Mabesau, Jakarta: Mayor Pom Edwin Yuliandri
    * Dansatprov Denma Koopsau I, Jakarta: Kapten Pom Winardimo Guntoro
    * Dansatpron Denma Koopsau II, makasar: Lettu Pom Iwan Suebu
    * Dansatprov Denma Kodikau, Jakarta: Lettu Pom Temmy Adhytama,SH.
    * Dansatprov Denma Seskoau, Lembang: Lettu Pom Yurdiansyah
    * Dansatprov Denma AAU, Yogyakarta: Lettu Pom M. Rizal Cahyadi
    * Dansatprov Denma Korpaskhas, Bandung: Lettu Pom [[]]
    * Dansatprov Denma Kohanudnas, Jakarta: Lettu Pom Hendra Suharta




 
Polisi Militer Angkatan Laut

Polisi Militer Angkatan Laut merupakan pelaksana fungsi kepolisian militer di jajaran TNI Angkatan Laut.

Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) merupakan salah satu fungsi teknis militer umum TNI AL yang berperan menyelenggarakan bantuan administrasi kepada satuan-satuan jajaran TNI AL sebagai perwujudan dan pembinaan melalui penyelenggaraan fungsi-fungsi Polisi Militer.

Pomal yang memiliki tugas pokok sebagai penegak disiplin, tata tertib dan hukum memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam rangka pembangunan Angkatan Laut tersebut.

Polisi Militer TNI AL menyandang fungsi Penyidikan, Penyelidikan Kriminal, Penegakan Disiplin dan Tata Tertib, Penegakan Hukum, Pengamanan Fisik, Pembinaan Tuna Tertib Militer dan Pengurusan Tawanan Perang. Sejak terbitnya Keputusan Panglima TNI tentang pembentukan Polisi Militer TNI dan Keputusan Panglima TNI tentang Pengangkatan dan Penyumpahan Penyidik maka kewenangan yang selama ini berada pada Pomad secara otomatis menjadi kewenangan Pomal dan juga Pomau. Hal ini bukan semata-mata hanya urusan administrasi saja tetapi juga berbagai pekerjaan staf dan lapangan yang sudah tidak lagi ditangani oleh Pomad. Satu paket dengan peresmian Korps Polisi Militer juga peresmian adanya Kejuruan POM bagi bintara dan tamtama.

Salah satu tugas pokok Pomal adalah melaksanakan sosialisasi tentang keberadaan Korps Pomal, meliputi kedudukan, tugas, fungsi, kewenangan, postur, dan kewenangan serta hal-hal yang berkaitan tentang keberadaan Korps Pomal. Sosialisasi ini harus dilaksanakan diseluruh strata jajaran TNI AL sehingga seluruh prajurit TNI AL memahami persis apa peran Korps Pomal. Sosialisasi ini juga harus dilaksanakan di lingkungan Mabes TNI, Satuan TNI lain dan terhadap masyarakat luas.


Komandan Puspomal

Saat ini DANPUSPOMAL adalah Laksamana Pertama TNI Kingkin Suroso, SE. Kingkin Suroso menggantikan Brigjen Mar. Sapardi. Sedangkan Wakil Komandan Pusat POM AL dijabat oleh Kol Marinir Gunung Heru TWJ.


Pejabat lain

    * Danpuspomal: Laksamana Pertama TNI Kingkin Suroso,SE
    * Wadanpuspomal: Kolonel Marinir Gunung Heru TWJ
    * Danpomal Lantamal I Belawan: Letkol Laut (PM) Samista
    * Danpomal Lantamal II Padang: Letkol Laut (PM) Fahmi,SPD
    * Danpomal Lantamal III: Kolonel Laut (PM) Widi Sutedjo
    * Danpomal Lantamal IV Tanjungpinang: Letkol Laut (PM) Drs. Budi Pramono,SH
    * Danpomal Lantamal V Surabaya: Kolonel Laut (PM) Toto Hartoto
    * Danpomal Lantamal VI Makassar: Letkol Laut (PM) Zainuddin Matewakang,SH
    * Danpomal Lantamal VII Kupang:Letkol Laut (PM) ............
    * Danpomal Lantamal VIII Manado: Letkol Laut (PM) Drs. Bonar Gultom
    * Danpomal Lantamal IX Ambon: Letkol Laut (PM) Ananta
    * Danpomal Lantamal X Jayapura: Mayor Laut (PM) Ponadi
    * Danpomal Lantamal XI Merauke: Letkol Laut (PM) Bambang S.Irianto,SH,M.Hum
    * Danpusdikpomal: Kolonel Laut (PM) Drs. Harimurti
    * Dansatlak Puspomal: Letkol Laut (PM) Totok Safariyanto,SH